Strategi Pendekatan untuk Menumbuhkan Kemandirian Peserta Didik selama Pembelajaran Jarak Jauh

Diposting pada

Sejak bulan Maret, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka ditutup sehingga membuat kita  melakukan pembelajaran jarak jauh. Awalnya sekolah kami melakukan pembelajaran menggunakan aplikasi Whatsapp. Pada saat masuk ajaran baru TP 2020/2021 bulan Juli, sekolah kami melakukan pembelajaran jarak jauh melalui video call (Zoom) dan penggunaan aplikasi Google Classroom. 

Pembelajaran jarak jauh ini membuat para orang tua mengalami kesulitan dalam mendidik anaknya. Beberapa orang tua mengeluh bahwa anaknya sekarang susah diatur dan selalu menunda tugasnya. Bahkan untuk melakukan presensi di Google Classroom, anaknya meminta orang tua untuk melakukan itu. Dari permasalahan inilah, Penulis merencanakan dalam sebuah aksi nyata yang sesuai dengan pemahaman Penulis tentang dasar-dasar Pendidikan dari filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu pendidikan yang berpusat pada anak sehingga aksi nyata ini dapat menumbuhkan kemandirian peserta didik selama pembelajaran jarak jauh.

Deskripsi Aksi Nyata

Dari latar belakang tersebut, Penulis mulai merencanakan aksi nyata ini. Pada tanggal 2 November 2020, Penulis meminta izin kepala sekolah untuk melakukan aksi nyata ini di kelas yang Penulis didik yaitu kelas 3D SD Maitreyawira Palembang. Penulis juga menginformasikan aksi nyata Penulis kepada para orang tua peserta didik melalui Whatsapp grup kelas 3D. Penulis mulai melakukan aksi nyata pada hari Senin, 2 November 2020 dengan cara melakukan pendekatan dengan peserta didik pada awal pembelajaran sehingga Penulis mengetahui keadaan yang dihadapi peserta didik di rumah. 

Setelah itu, Penulis memberikan pertanyaan kepada peserta didik yaitu “Apa yang harus kamu lakukan sebelum masuk zoom?” dan “Siapa yang sudah mengisi absensi kehadiran hari ini?”lalu penulis memberikan motivasi agar peserta didik yang belum melakukan presensi terdorong untuk melakukan presensi juga secara mandiri.

Pada kegiatan intipembelajaran, Penulis memberikan pertanyaan pemantik tentang materi pembelajaran menggunakan powerpoint sehingga peserta didik menjadi aktif dalam pembelajaran jarak jauh. Pada penutup kegiatan pembelajaran, Penulis memberikan beberapa pertanyaan di chat Zoom untuk mengetahui pemahaman peserta didik tentang materi yang dipelajari.

Hasil  Aksi Nyata

Setelah melakukan aksi nyata selama 3 minggu, Penulis mulai melihat perubahan sikap kemandirian pada peserta didik kelas 3D SD Maitreyawira selama pembelajaran jarak jauh. Dari hasil rekap aplikasi Google Classroom menunjukkan peserta didik di kelas 3D mulai mandiri melakukan presensi sebelum pembelajaran dimulai dan mengerjakan penilaian harian tepat waktu dengan nilai yang memuaskan. 

Selain itu, dari komunikasi Penulis dengan orang tua peserta didik melalui aplikasi Whatsapp secara pribadi, para orang tua mengatakan bahwa anaknya mulai mandiri dalam mengerjakan  kewajibannya. Dengan demikian, strategi pendekatan dapat diterapkan untuk menumbuhkan kemandirian peserta didik selama pembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran yang Didapat dari Pelaksanaan

Berdasarkan komunikasi Penulis dengan peserta didik dan orang tua peserta didik, maka keberhasilan yang Penulis dapat dari pelaksanaan aksi nyata ini adalah peserta didik mulai mandiri dalam mengisi presensi, ikut aktif menjawab pertanyaan saat pembelajaran melalui zoom, dan mengerjakan penilaian harian di Google Classroom.

Adapun kendala yang Penulis hadapi selama aksi nyata yaitu masih ada beberapa peserta didik yang belum melakukan presensi dikarenakan bangun kesiangan, beberapa peserta didik belum dapat menulis chat di Zoom, serta beberapa peserta didik belum mengerjakan penilaian harian dikarenakan HP nya masih digunakan orang tua untuk bekerja.

Rencana Perbaikan

Dari pengalaman yang telah Penulis lakukan pada aksi nyata modul 1.1, membuat Penulis banyak belajar dalam memusatkan pembelajaran pada anak. Oleh karena itu, Penulis berencana membuat peserta didik secara mandiri untuk mempelajari materi pembelajaran terlebih dahulu sehingga peserta didik dapat mulai berinovasi dan antusias saat pembelajaran jarak jauh.

 Langkah-langkah Pembelajaran

1. Berdoa sebelum pembelajaran dimulai

2. Apersepsi

B. Kegiatan Inti

Sumber:Juliana S.
Penulis:Juliana S